Tips Memilih Jurusan di PTN

SNMPTN 2016 / SBMPTN | Prediksi Soal SNMPTN 2016 | KISI KISI SNMPTN 2016

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi Anda di masa depan.

Cara memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik:

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika Anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Lihat pos aslinya 552 kata lagi

Iklan

[PROFIL] HONEY BEE DANCE COVER MEDAN

Honey bee is a dance cover from Medan-Indonesia which covering k-pop idol girl group. We do this cover to show our love to K-pop and develope our hobby. Cover dance isn’t plagiarism..

HB (2)

+ + + Introduction+ + +

Name              : Honey Bee

Fanclub          : –

Member          : 6 person

Debut              : 09 November 2014 

Honey Bee mempunyai arti ‘Lebah madu’.

seperti yang diketahui, madu mempunyai banyak manfaat, yaitu sebagai sumber energi ,  sebagai antibiotik, dan perawatan tubuh. Jadi kami juga ingin bermanfaat dan memberi energi positif bagi semua orang.  Kami ingin seperti lebah yang mampu menyengat orang yang melihat kami..

Unofficial logo
Unofficial logo created by Tami
The unforgettable date for us^^
The unforgettable date for us^^

video teaser :

https://www.youtube.com/watch?v=jE-onpDw52U

+ + + SMFM AND STATION 9 + + +

Honey Bee merupakan bagian dari SMTown Fanbase Medan (SMFM)

sebuah komunitas pencinta K-pop  di Medan yang sudah berdiri selama 2 tahun, dan Event Organizer Station 9.

S9

Suasana latihan di studio
Suasana latihan di studio
Ini tempat latihan kami :)
Ini tempat latihan kami 🙂
Latihan terakhir sebelum debut~
Latihan terakhir sebelum debut~
latihan sebelum 2nd performance
latihan sebelum 2nd performance

Kami di training selama kurang lebih 9 bulan sebelum akhirnya debut di sebuah event k-pop di Medan.

TRAINEE (1)

sewaktu trainee~
sewaktu trainee~

+ + +  Members + + +

fika (1)

fika (1)

fika (2)

Real Name  : Taufikana Hasdianti

Stage Name : Fie

Dob             : Medan, 24 Mei 1996

Fandom      : Exo-L, Army, ELF

Bias            : HunHan, BaekYeol, Jungkook, V, Jin

                    Leeteuk, Ryeowook, Kyuhyun

Position      : Leader

FB              : https://www.facebook.com/taufikana.hasdianti.3?fref=ts

IG               : TaufikanaHasdianti

irna (7)

C360_2014-11-09-17-37-56-679

irna (5)

irna (1)

Real Name         : Irna Ametha Ginting

Stage Name         : Irna

Dob                      : Medan, 01 Januari 1997

Fandom               : ELF , SONE

Bias                     : Yesung, Yoona, Sehun

Position              : Lead dancer

FB                       : https://www.facebook.com/irna.ametha?pnref=eh

IG, ask.fm,path : irna_cloudaddict

novia (3)

novia (2)

novia (1)

novia (1)

Real Name        :  Novia Andini

Stage Name      : Via

Dob                    : Binjai, 11 November 1997

Fandom            : SONE

Bias                   : Sooyoung

Position            : Visual

FB                     : https://www.facebook.com/noviafikicelalu?fref=ts

theresia (2)

Camera 360

theresia (1)

Real Name         : Theresia Lonika Sitanggang

Stage Name       : Theresia

Dob                    :  Medan, 23 Maret 1998

Fandom             : ELF

Bias                   : Leeteuk

Position            : Lead dancer

FB                     : https://www.facebook.com/profile.php?id=100008472930179&fref=ts

fira (2)


fira (3)

fira (1)

Real Name          : Ratu Safira

Stage Name       : Ara

Dob                     : Tg Morawa, 02 April 1998

Fandom              : ELF

Bias                    : Kyuhyun, Nicole

Position             : Main dancer

Fb                       :  https://www.facebook.com/ratu.ZiroIntoOne?fref=ts

tami (2)

tami (2)

tami (1)

tami (1)

Real Name          : Utami Sri  Mentari

Stage Name       : Tami

Dob                    : Bandar labuhan, 10 Mei 1998

Bias                    : G-Dragon

Fandom             : VIP

Position             : Maknae

FB                       :  https://www.facebook.com/utamisikami?fref=ts

+ + +  Performances + + +

*1st performance

[09.11.14] Debut at Chijeuline Gathering

it was stage when we were debut
it was stage when we were debut
    we performed with Mr.Mr and Mr.chu
we performed with Mr.Mr and Mr.chu
with station 9 crew
with station 9 crew

1ST (4)

video : https://www.youtube.com/watch?v=ipMTQG2S0j4

*2nd  performance

[14.12.14] Kpop Festival

kami tampil dengan formasi 5 member, Theresia tidak bisa ikut karna sibuk sebagai panitian Natal
kami tampil dengan formasi 5 member, Theresia tidak bisa ikut karna sibuk sebagai panitian Natal
we performed with Romantic-Retro concept
we performed with Romantic-Retro concept
we performed with Sugar free, dancing queen, and into the new word
we performed with Sugar free, dancing queen, and into the new word
in peace mode
in peace mode
2ND (5)
We are your Honey ^^

video :

*3rd   performance

[21.12.14] Palladium Idol

we performed as a guest star
we performed as a guest star
3RD (1)
formasi dan lagu yang sama dengan kpop festival

video :

+ + +  Links + + +    

Official page         :  https://www.facebook.com/pages/Honey-Bee-%ED%95%98%EB%8B%88-%EB%B9%84-Official/385264688296946?fref=ts

Honey Bee don’t have any official twitter, group or youtube. But we are included in SMTown Fanbase Medan’s account make sure you visit this links^^^:

#SMFM’s official page : https://www.facebook.com/pages/Smtown-Fanbase-Medan/348392638607817?fref=ts

#SMFM’s official FB : https://www.facebook.com/smtown.medan5?ref=ts&fref=ts

#SMFM’s official Youtube channel: https://www.youtube.com/channel/UCbevkJp8vLbaF0ftLVpan8g

#SMFM’s official twitter :  @SMTownMedan

#SMFM’s official group : https://www.facebook.com/groups/211783352291082/?fref=ts

 819355_125613170944973_364196331_o

+ + +  Couples+ + +

  • IRA ( Irna and aRa)IRA COUPLE (1)

IRA COUPLE (3)

IRA COUPLE (4)

  • VIAMI (VIA and Tami

  • VIAMI COUPLE
  • VINA 97’s (Via and irNA)

  • VINA COUPLW (1) VINA COUPLW (2)
  • RAFIE (aRa and FIE)

  • RAFIE COUPLE
  • RAVIA (aRA and VIA)

  • RAVIA COUPLE
  • JJ COUPLE (Theresia and Irna)

  • JJ COUPLE (1)
  • Camera 360
  • Camera 360
  • FIMI (The oldest FIE and The younger TAMI)

  • FIMI COUPLE

  • Triple VINAMI (VIA, irNA, taMI)

  • vinami (1)

vinami (3)

vinami (2)

  •         + + +  More Photos + + +   

HB (2)

HB (3)

HB (4)

HB (3)

HB (2)

HB (1)

  

SMFM juga mempunyai dance cover namja bernama “Optimus”.

optimus (1)

Foto-foto  kebersamaan HB dan OPTIMUS

optimus (4)
. We practice together They treat us like their real sisters

optimus (2)

Kind-hearted oppa
Kind-hearted oppa

SMFM

HB and OPM members :)
HB and OPM members 🙂
optimus (3)
Optimus menjadi back dancer HoneyBee untuk lagu Mr.Mr dan Sugar Free**
with manajer Januar oppa and Patrechia eonni
with manajer Januar oppa and Patrechia eonni

+ + +  Hot news + + +

Di 2015 nanti, 3 member Honey Bee yang duduk di kelas 3 SMA/SMK yaitu : Irna, Theresia dan Novia akan vakum sementara waktu untuk menyelesaikan pendidikan sekolah menengah dan akan kembali setelah ujian masuk bersama keperguruan tinggi (SBMPTN) di bulan Juni nanti. so, keep support and wait for us!!

CIMG5243

Kami hanyalah sebuah dance cover rookie/newbie yang belum sempurna, untuk itu kami mohon dukungan, kritik dan saran yang membangun kami untuk lebih baik lagi kedepannya..

 

NB :       

* VIDEO yang masih kosong akan diupload secepatnya

 *Hal-hal terbaru mengenai HB akan dimasukkan ke postingan ini, so save this link as bookmark ^^

                         

Honey Bee manhi manhi saranghae juseyo

please give a lot of love to Honey Bee \(^o^)/

 

Dreams Came True Because of Air Asia [10 Tahun Air Asia Indonesia]

                29 Juni 2014, saya tidak akan melupakan tanggal bersejarah itu. Hari dimana untuk pertama kalinya saya terbang, berada ditengah tengah awan dan menginjakkan kaki pertama kali ke ibukota, dan itu semua berkat Air Asia.

                Sewaktu liburan kenaikan kelas, saya sangat ingin pergi berlibur ke Jakarta. Saya penasaran bagaimana sih ibu kota itu?. Saya ingin mengunjungi tempat-tempat wisata terkenal disana, seperti Monas, Taman Mini Indonesia Indah, serta Ancol juga untuk mengunjungi sanak saudara disana. Tidak hanya itu saya juga ingin melihat istana presiden, gedung KPK, gedung kementrian serta tempat-tempat lain yang selama ini hanya bisa saya lihat dari televisi. Saya juga ingin melihat secara langsung Universitas Indonesia, kampus impian saya.

                Tetapi keinginan itu ditentang oleh orang tua saya, alasannya tak lain adalah karena tidak punya uang untuk membeli tiket pesawat. Apalagi di masa Ramadhan harga tiket pasti melambung tinggi. Saya pun menjadi pesimis, tapi saya tidak menyerah. Saya mencari tiket dari internet, dan benar saja, harganya sangat mahal. Sebagai seorang pelajar yang penghasilan seluruhnya hanya dari orang tua, saya belum sanggup membeli tiket semahal itu. Saya mulai menyerah, apalagi saat itu banyak tiket yang sudah sold out untuk mudik.

                Tiba-tiba saya teringat dengan Air Asia. Saya langsung mencari haga tiket pesawat. Ternyata tidak seperti pesawat lainnya yang mahal, harga tiket Air Asia hanya under satu juta. Padahal tanggal 29 Juni adalah awal puasa. Bulan Ramadhan tidak membuat harga tiket Air Asia melunjak naik. Finally I got it! Saya langsung membeli tiket pulang-balik di travel untuk saya serta kakak dan adik saya.

                Penerbangan dengan Air Asia adalah penerbangan perdana saya. Pesawatnya berangkat tepat waktu. Saya berangkat dari Medan pukul 15.00 WIB dan sampai di Jakarta pukul 17.00 WIB. Begitu juga saat pulang, tidak ada delay. Pramugarinya sangat ramah. Mereka menyapa satu per satu penumpang saat naik dan turun pesawat dengan ceria. Saya juga tidak merasa bosan dipesawat karena ada majalah 3Sixty yang menemani. Kebetulan sewaktu edisi Juni kemarin memuat biografi lengkap Taylor Swift, idola saya. Ternyata Air Asia adalah pesawat yang dinaiki Taylor Swift sewaktu konser di Indonesia.

Bp26JTcCUAAxAwU.jpg large

                Air Asia membuat impian saya menjadi kenyataan. Saya selalu bertanya kapan saya bisa melihat awan dari jarak dekat. Dan akhirnya saya bisa, berkat Air Asia. Air Asia mengantarkan saya menuju destinasi dengan selamat. Selama di Jakarta saya sudah mengunjungi tempat-tempat wisata yang tidak ada di Medan, melewati gedung-gedung pemerintahan, dan melihat UI. Saya semakin bersemangat untuk belajar agar bisa berkuliah disana. Terlebih lagi saya kelas 3 SMA, perjuangan saya hanya tinggal beberapa bulan lagi. Jika saya diterima di UI, saya akan memilih Air Asia sebagai pesawat yang selalu mengantarkan saya pulang-balik Medan-Jakarta saat kuliah nanti:).

Unofficial Guide Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran 2011

IMAGINACTION

Halo adek2, udah pada baca pengumuman SPMB kan? ada yang keterima di jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran (UNPAD)? Nah, post ini kakak buat untuk kalian semua. Pasti kalian penasaran dong, apa aja sih yang dipleajari di jurusan ini? gimana sih kehidupan mahasiswa H.I? Salah ga sih saya milih jurusan ini? Bakal jadi apa sesudah lulus dari sini? Well, ayo kita bahas ya adek2…..(i feel like Kak Seto now…)

1. Pertama-tama, apapun alasan kalian masuk ke sini, baik karena ingin jadi diplomat, ingin kerja dan bolak balik luar negeri, gagal di pilihan pertama, atau dipaksa orang tua, kakak ucapkan selamat. jurusan HI merupakan salah satu jurusan bergengsi di UNPAD, bersama dengan Ekonomi dan Hukum. Kalo dianalogikan, mungkin HI itu kaya jurusan kedokteran gigi di bidang Ilmu Sosial. HI unpad juga terakreditasi A oleh pemerintah lho…So, bergembiralah, you’re accepted at the right place…

2. Beberapa saat lagi kalian akan melakukan pendaftaran…

Lihat pos aslinya 830 kata lagi

Dr. Dinno Patti Djalal dengan gagasan kreatifnya

Image

Semua rakyat Indonesia pasti kenal dengan Dr. Dinno Patti Djalal (DPD). Kata pertama yang saya pikirkan ketika mendengar namanya yaitu ‘Hebat’. Dia orang yang bernasionalisme tinggi dengan prestasi yang luar biasa. Beliau adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, seorang penulis pidato, pemuda aktivis, akademisi, dan penulis best seller nasional.

                Buku yang ditulisnya yaitu:

  • Para geopolitik maritime di Indonesia kebijakan territorial (Jakarta: CSIS,1996)
  • Transformasi Indonesia (Jakarta: Gramedia, 2005)
  • Indonesia pada bergerak (Jakarta: Gramedia,2006)
  • Indonesia Unggul (Jakarta, Gramedia,2008)
  • Harus Bisa! (Jakarta: Merah Putih, 2008)
  • Energi Positif (Jakarta: Merah Putih, 2009)

 

Buku keempat “Harus Bisa!” Telah menjadi best seller nasional di Indonesia – sekitar 1,7 juta kopi telah dicetak. Buku itu berisi cerita-cerita politik, anekdot, dan pelajaran kepemimpinan dari Presiden SBY, diambil dari buku harian pribadinya sebagai Juru Bicara Presiden-di Jakarta Globe menyebutnya “buku terbaik mengenai kepemimpinan di Indonesia”. Ribuan komentar diposting di Facebook telah disebut buku “inspirasional”. Buku itu berubah menjadi acara televisi oleh TransTV tahun 2009. “Harus Bisa!” Telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, dan sekarang sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Mandarin. Buku ini juga digunakan dalam pendidikan / pelatihan kurikulum Departemen Luar Negeri, militer Indonesia (TNI) dan polisi nasional. Pada tahun 2008, dalam peringatan Centennial Indonesia, buku itu dikirim ke perpustakaan Sekolah Tinggi, Pesantren, Perguruan Tinggi dan Universitas di seluruh Indonesia. 

 

Sebelumnya beliau merupakan Staf Khusus Urusan Internasional dan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono – posisi yang telah diselenggarakan sejak Oktober 2004, dan diperpanjang ketika SBY terpilih kembali oleh tanah longsor untuk masa jabatan kedua tahun 2009. Yang membuat Dr Dino Patti Djalal jurubicara Presiden terpanjang melayani dalam sejarah modern Indonesia. 

 

                *Keluarga

Dr Dino Patti Djalal dilahirkan dalam sebuah keluarga diplomatik pada 10 September 1965 di Beograd,Yugoslavia, anak kedua dari 3 bersaudara. Pengalaman lahir di negara yang tidak lagi ada (Yugoslavia) berfungsi untuk mengingatkan dia tentang pentingnya tertinggi mempertahankan persatuan nasional untuk multi-budaya Indonesia. Ayahnya, Profesor Hasjim Djalal, adalah Duta Besar Indonesia untuk Kanada dan Jerman, dan pakar internasional tentang hukum laut. Hasjim Djalal adalah tokoh kunci dalam “kepulauan konsep”, inovasi hukum di wilayah laut yang secara dramatis – dan damai – dikalikan wilayah kedaulatan teritorial Indonesia. Konsep kepulauan, ditolak dan ditentang oleh kekuatan maritim ketika diumumkan oleh Indonesia pada tahun 1957, sekarang merupakan bagian dari hukum internasional dan didukung sepenuhnya oleh Konvensi PBB tentang Hukum Laut, Sungguh hebat bukan?

 

Dino Djalal menikah dengan Rosa Rai Djalal, dan mereka diberkati dengan 3 anak-anak: Alexa, Keanu dan Chloe. Rosa adalah seorang dokter gigi, lulusan Universitas Indonesia dan dilatih di Columbia University. Dia juga menjalankan sebuah sekolah dasar yang memberikan pendidikan, bebas biaya, kepada anak-anak dari keluarga miskin di Cilegon, Jawa Barat.

                  *Pendidikan dan Karir

Image

~ Dino Djalal sempat menjalani pendidikan Islam (Muhammadiyah SD dan SMP Al Azhar Tinggi) dan pendidikan Barat – ia lulus dari Maclean High School di Virginia pada tahun 1981

 ~ Pada usia 15 tahun, dan kemudian memperoleh gelar Bachelor’s Degree in Political Science dari Carleton University (Ottawa, Kanada) dan gelar Master in Political Science dari Simon Fraser University (British Columbia, Kanada). 

~ Pada tahun 2000, ia menerima gelar Doktor dari London School of Economics dan Ilmu Politik, setelah menyelesaikan dan mempertahankan tesis mengenai diplomasi preventif di bawah pengawasan para ulama terkemuka di Asia Tenggara almarhum Profesor Michael Leifer. 

~ Pada tahun 1987 Dr Dino Patti Djalal bergabung dengan Departemen Luar Negeri Indonesia. Dia telah diposting ke Dili, London dan Washington DC, sebelum diangkat sebagai Direktur Urusan Amerika Utara (2002-2004).

 Dalam tahun-tahun awal karirnya, sebagai asisten kepada Direktur Jenderal untuk Urusan Politik Wiryono Sastrohandoyo, ia terlibat dalam konflik Kamboja, penyelesaian konflik Moro di Filipina, Laut Cina Selatan sengketa, dan konflik Timor Timur. 

Dr Dino Patti Djalal yang pertama paparan publik dan internasional adalah ketika ia menjabat sebagai juru bicara Satuan Tugas untuk Pelaksanaan Jajak Pendapat di Timor Timur pada tahun 1999. Dia sangat sedih dan sangat sedih bahwa referendum berakhir dengan kekacauan dan kekerasan – hanya berlawanan dengan tertib dan damai hasil bahwa Pemerintah Indonesia telah berjanji maka PBB. Selama waktu itu, Dr Dino juga menjabat sebagai penghubung informal antara Menteri Luar Negeri Ali Alatas dan pemimpin perlawanan Kay Rala Xanana Gusmao, kemudian diadakan di penjara Cipinang. Dia sekarang menghitung Jose Ramos Horta dan Xanana Gusmao di antara teman baik. 

Dr Dino Djalal – bekerja sama dengan Robert Scher dari Pentagon – adalah conceptor dari “US-Indonesia Security Dialog”, konsultasi bilateral tahunan pada masalah-masalah keamanan dan pertahanan yang dikandung pada tahun 2001, dan terus sampai hari ini. Signifikan, dialog ini dimulai 4 tahun sebelum Indonesia-US militer-untuk-hubungan militer yang normal pada tahun 2005. 

Dr Dino Djalal juga conceptor Kehutanan-11 proses, proses konsultatif yang melibatkan negara hutan hujan tropis di Asia, Afrika dan Amerika Latin, untuk meningkatkan peran kritis mereka sebagai bagian dari karbon global terhadap perubahan iklim. 

Dia juga salah satu arsitek dari Global Inter-Media Dialog, sebuah proses yang disponsori bersama antara Indonesia dan Norwegia untuk mempromosikan kebebasan pers serta toleransi agama dan budaya, dan dikandung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada masa setelah krisis kartun .

 Dr Dino juga merupakan conceptor dari Presiden Visitor’s Program, sebuah program tahunan untuk mengundang Friends of Indonesia dari seluruh dunia untuk mengunjungi Indonesia selama waktu perayaan kemerdekaan pada pertengahan Agustus. Program ini kini dikelola oleh Departemen Luar Negeri oleh diplomat mampu Umar Hadi.

 Dr Dino adalah Sherpa Indonesia untuk G-8 Outreach Summit pertemuan di Hokkaido, Jepang pada tahun 2008. Dia juga adalah wakil Indonesia “Pimpinan Network di Perserikatan Bangsa-Bangsa Dukungan Reformasi” pada tahun 2005, dipimpin oleh Perdana Menteri Swedia Göran Persson.

Pada bulan Mei 2009, di New York City, Dr Dino diwakili Presiden Yudhoyono dalam acara gala dinner tahunan untuk Sisa’s 100 Orang Paling Berpengaruh di dunia. 

 Sebagai penulis pidato Presiden, Dr Dino Djalal telah bekerja erat dengan Presiden Yudhoyono untuk mengubah gaya dan nada pidato Presiden internasional – lebih kepribadian, lebih punchy dan kurang mekanis, kurang konvensional, kurang berbunga-bunga, pendek dan kalimat-kalimat yang jelas, lebih mudah untuk telinga.

Dr Dino kini mengelola sebuah lokakarya tentang pidato-menulis untuk pejabat pemerintah.  Sejak 2008, ia telah mendirikan “Innovative Leaders Forum” untuk mempromosikan kepemimpinan inovatif dari semua sektor masyarakat Indonesia. Forum telah mengadakan serangkaian seminar publik yang muncul menampilkan pemimpin dalam bidang: tata pemerintahan daerah, pendidikan, pekerja perdamaian, kesehatan, reformasi birokrasi, kewirausahaan, Islam moderat, dan perubahan iklim. 

Dr Dino telah muncul di radio dan mengunjungi universitas di Jawa dan Sumatra untuk menyajikan kasus pluralistik terbuka nasionalisme dan internasionalisme Indonesia baru. Tema yang sering muncul dalam pidato-pidatonya adalah penting bagi pemuda untuk berpikir untuk diri mereka dan waktu mereka sendiri, dan menghindari dogmatisme yang kaku yang khas dari pendidikan intelektual di masa lalu. Dia berpendapat bahwa kunci keberhasilan Indonesia adalah untuk mengembangkan pola pikir didorong oleh kesempatan, bukan ketakutan; dan bahwa xenofobia, ultra-nasionalisme dan radikalisme adalah sebagai merusak dan distractive untuk generasi sekarang di Indonesia seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) adalah untuk generasi tahun 1980-an. Saya setuju sekali soal itu.

 

Dia juga selalu mengingatkan Indonesia bahwa mereka kini memiliki kemewahan strategis untuk hidup di dunia dimana satu negara tidak menganggap Indonesia sebagai musuh dan sebaliknya tidak ada negara dianggap oleh Indonesia sebagai musuh. Hal ini menyajikan kesempatan langka untuk membuat seluruh dunia untuk menjadi pro-Indonesia, dan bahwa anti-barat atau xenophobia dilihat masih dipegang oleh beberapa kalangan hanya menimbulkan kehilangan peluang yang membahayakan kepentingan nasional.

Ia juga mendorong para pemuda untuk kreatif memeluk – bukan menghindari – globalisasi, yang ia gambarkan sebagai kekuatan terbesar abad ke-21, sama seperti Indonesia berhasil merangkul nasionalisme sebagai kekuatan terbesar abad ke-20. Dalam birokrasi, Dr Dino telah terus-menerus menganjurkan tentang perlunya pejabat dan pengamat untuk membunuh dengan teori-teori konspirasi yang berlebihan dan mentalitas pengepungan, dan untuk berani menyempurnakan pandangan mereka atas munculnya realitas dunia baru yang berani.

Fase kesukaannya, salah satu poin yang tanpa kenal lelah, adalah: “Hari ini, Indonesia adalah negara yang berbeda di tempat yang berbeda di dunia yang berbeda”. Untuk mempromosikan nasionalisme yang sehat, Dino juga telah menghasilkan beberapa klip video yang menampilkan band-band populer Cokelat dan Samsons, yang menggambarkan kegiatan Indonesia pasukan penjaga perdamaian di Libanon.

Dr Dino Djalal adalah pendiri Modernisator – sebuah gerakan seperti yang berpikiran reformis progresif dan pemimpin muda yang memeluk slogan “layanan, inovasi, kesempurnaan, keterbukaan, konektivitas”. Tim yang membanggakan Modernisator dinamis pemimpin muda dari berbagai sektor, seperti: Chatib Basri, Emirsyah Satar, Gita Wiryawan, Sandiaga Uno, Lin Che Wei, Omar Anwar, Chrisma Al-banjar, Dian Sasatrowardoyo. The Manifesto Modernisator, yang menguraikan visi abad ke-21 Indonesia, dipandang oleh Prof pemikir Asia Kishore Mahbubani sebagai “sebuah pesan yang berani merangkul modernitas dan keberagaman. Pesan kosmopolitan yang berlawanan dengan pesan dari kelompok agama radikal. Jika gerakan Modernisator terbakar, itu akan lebih memperkuat toleant terbuka dan sifat masyarakat Indonesia “, dan oleh Ketua GE Jeff Imelt sebagai” visi bisnis terbaik yang pernah ia dengar “- keduanya adalah pembicara tamu di acara Modernisator. 

Dr Dino juga merupakan conceptor dari Generasi-21, sebuah program yang bertujuan untuk membangkitkan dan mengembangkan rasa identitas yang unik – dan menantang – di kalangan pemuda sebagai generasi pertama abad ke-21 – oleh karena itu, istilah “Generasi 21”. Puncak dari program ini adalah sebuah acara televisi “Generasi 21: Young Leaders Asia Pacific Dialog” yang menampilkan 60 pemimpin muda dari 16 negara di kawasan Asia Pasifik (termasuk Myanmar) terlibat dalam perdebatan yang hidup mengenai tantangan abad ke-21 dan kemungkinan solusi – meliputi geopolitik, krisis keuangan, globalisasi, konflik, urusan daerah, pendidikan, teknologi, kewirausahaan, perubahan iklim. 90 menit acara televisi sebenarnya adalah versi kental 6-jam diskusi panjang di kalangan pemimpin muda.Sementara bintang-bintang dari acara televisi itu para peserta, para pemimpin dunia juga ambil bagian untuk menginspirasi mereka baik secara langsung dalam studi atau thrugh video dan pesan tertulis: Presiden Barack Obama, Vice President Budiono, Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, Kishore Mahbubani, ASEAN Sekretaris Jenderal Surin Pitsuwan, penerima Nobel Muhammad Yunus, Tony Fernández. Program ini disiarkan pada November 2009 oleh SCTV, dan bersama-sama diproduksi oleh Modernisator, Asialink (Australia) dan McKinsey. 

ImageImage

Pada Oktober 2009, Dr Dino juga menghasilkan “Luar biasa Indonesia”, film pendek dan klip untuk merayakan proyek transformasi Indonesia ke dalam hidup stabil demokrasi, yang disiarkan di CNN, CNBC, Al Jazeera, BBC dan stasiun internasional lainnya. 

Dr Dino Patti Djalal adalah anggota Dewan Pemerintahan Institut Perdamaian dan Demokrasi, yang didirikan oleh Forum Demokrasi Bali; seorang anggota Dewan Eksekutif Dewan Bahasa Indonesia World Affairs (ICWA); dan komisaris pada Danareksa, sebuah perusahaan investasi Pemerintah. 

 

             *Gagasan

Pak Dinno Patti Djalal menerapkan gagasan “Nasionalisme Unggul” dimana menurut saya sendiri hal ini sangat bagus dan perlu didukung. Kita harus menerapkan sikap nasionalisme atau cinta pada tanah air sendiri. Banyak hal yang ada di Indonesia yang tidak dapat kita temukan di negara lain, kita harus bangga akan hal itu.

Di abad 21, merdeka saja tidak cukup. Berdaulat saja tidak cukup. Kita harus unggul. Unggul di dalam, unggul di luar. Nasionalisme Unggul 4521 adalah suatu semangat, etos hidup, karakter bangsa, sekaligus resep sukses yang dapat membuat bangsa Indonesia melesat menjadi raksasa Asia.

Seandainya rakyat Indonesia bisa memanfaatkan kekayaan alam dan luasnya wilayah Indonesia ini dalam hal positif. Tidak diragukan lagi, Indonesia pasti bisa menjadi negara maju dan unggul. Untuk mewujudkannya, kita harus menerapkan prinsip nasionalisme terlebih dahulu. Semua rakyat harus berusaha untuk mencapainya, hal ini bukan hanya tugas pemerintah saja.

           *Relawan  Dinno

Relawan Dino dibentuk secara sukarela oleh orang orang yang punya kesamaan visi dengan Dino Patti Djalal untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang unggul. Relawan ini akan terus berkembang dan menerima relawan yang bersedia bergabung dengan dasar kesamaan visi. Tujuan relawan ini adalah mengantarkan Dino Patti Djalal menjadi Presiden Republik Indonesia 2014-2019. Kita meyakini Indonesia Unggul bukan hanya slogan. Hal itu dapat kita capai melalui Enam Jurus Sakti Indonesia Unggul di Abad 21 Dino Patti Djalal. Cita cita ini bisa kita raih secara optimal bila Dino Patti Djalal menjadi presiden Republik Indonesia.

Enam jurus sakti tersebut adalah:

  • Pertama, nasionalisme unggul yaitu seluruh rakyat tentu cinta Indonesia dan mempunyai nasionalisme.
  • Kedua, internasionalisme unggul yaitu Kekayaan Indonesia tidak terletak hanya pada sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM). Dunia juga bagian dari kekayaan yang harus kita perah. Kita harus lihat dunia bukan sebagai ancaman tapi lahan dan peluang. Bangsa yang bisa merangkul dan meraih dunia bakal menjadi pemenang.
  • Ketiga, meritokrasi. Meritokrasi adalah sistem yang mengacu pada kemampuan individu. Meritokrasi dapat menjadi agenda besar 5-10 tahun mendatang. Tantangan 2014, bangsa ini harus bisa pilih pemimpin tanpa pertimbangan primordial.
  • Keempat, regulasi pintar. Nasib bangsa saat ini dapat diubah melalui regulasi yang baik. Saat ini ada ratusan regulasi yang menyumbat produktivitas Indonesia meskipun ada juga regulasi yang baik dan tepat.
  • Kelima, pendidikan dan inovasi. Sejarah membuktikan bahwa pendidikan dan inovasi dapat menjadikan sebuah negara unggul.
  • Keenam, leadhership (kepemimpinan). Kepemimpinan merupakan kunci bagi terwujudnya Indonesia unggul.

 

Saya yakin, jika keenam prinsip ini diterapkan, Indonesia akan semakin maju.

 

Beberapa kegiatan Relawan Dinno :

Image           Image

 

 

 

[Blog Competition] Generasi Muda Indonesia Menjawab Tantangan Masa Depan

Kita semua pasti sangat sering mendengar ucapan para orang dewasa kepada para pelajar yang mengatakan, “ Belajar dari sekarang, kalian adalah generasi penerus bangsa.” Namun, hal tersebut sudah seperti angin lalu yang tidak dipentingkan oleh pelajar karena terlalu sering didengar. Padahal, sesungguhnya kalimat itu sangat bermakna dan benar. Kita harus tekun belajar dari sekarang, agar bisa menghadapi tantangan untuk pribadi maupun bangsa ini.

Belajar tekun itu juga merupakan tantangan yang dihadapi pelajar. Di era globalisasi seperti sekarang, sangat banyak godaan yang membuat pelajar malas melakukan tugas utamanya. Ditambah lagi berbagai jenis mata pelajar, dan tidak semua mata pelajar tersebut kita kuasai dan sukai. Berangkat sekolah pada pagi hari dan pulang siang hari. Waktu lebih kurang 8 jam untuk belajar juga masih kurang, sebagian pelajar memilih menambah jam belajar melalui bimbangan atau kursus. Sebagian lagi memilih mengembangkan minat dan bakat melalui extra kulikuler sekolah. Hal itu membuat pelajar pulang sehabis magrib, seolah pelajar lebih sibuk dibanding pekerja kantoran. Sepulang sekolah atau kursus, pelajar harus mengerjakan pekerjaan rumah yang merupakan kewajiban. Belum lagi jika ujian, yang mengharuskan pelajar mengulang kembali pelajaran. Itulah yang disebut tantangan, dan untuk menghadapi tantangan, butuh perjuangan. Siapa yang kuat berjuang, maka dia yang berhasil. Tidak ada yang instan dan mudah didunia ini. Seperti yang tertulis dalam lirik lagu nasional Indonesia Jaya, “Hidup tiada mungkin tanpa perjuangan, tanpa pengorbanan.”  Lelah, letih, bosan, menderita itulah yang dirasakan. Tapi tantangan tersebut akan terjawab jika kita mau berusaha dan bekerja keras. Dan rasa lelah akan berubah menjadi kebahagiaan.

Banyak tantangan dalam hidup ini, bukan hanya satu. Sebenarnya apa tujuan pelajar belajar dengan keras? Untuk bisa menjadi orang sukses di masa depan? Untuk memperbaiki perekonomian kehidupan pribadi? Untuk mewujudkan cita-cita? Apapun alasannya, sesungguhnya tujuan belajar saat ini adalah untuk menghadapi tantangan di masa depan. Itulah tujuan para orang tua dan guru yang selalu mendidik anaknya untuk rajin belajar. Karena tantangan itu dihadapi secara individual, jadi tiap orang harus menyiapkan bekal masing-masing. Sebagai contoh tantangan yang dihadapi pelajar saat ini adalah saat ujian. Tiap siswa-siswi belajar masing-masing saat menghadapi ujian agar bisa menjawab berbagai pertanyaan dengan baik. Seberapa tinggi nilai ditentukan oleh seberapa banyak jawaban yang benar dan yang menjawab pertanyaan itu adalah diri sendiri, tanpa bantuan guru, teman disekitar bangku atau siapapun.

Mewujudkan cita-cita juga merupakan tantangan. Dari kecil setiap orang sudah punya cita-cita, walaupun cita-cita kita sering berganti-ganti seiring perjalannya waktu.  Sewaktu kita SD, kita menganggap cita-cita itu sebuah tantangan di masa depan, karna masih jauh. Tapi apa yang kita lakukan dan pelajari sewaktu masih di sekolah dasar merupakan ‘persiapan’ untuk  menjawab tantangan tersebut.

Setiap orang punya cita-cita, tapi hanya sebagian orang yang punya niat dan berusaha untuk mewujudkannya. Ada sebagian yang berniat, hanya saja faktor eksternal tidak mendukung, seperti kendala ekonomi, tidak ada sarana yang mendukung dan larangan dari orang tua. Sebagai contoh, banyak pelajar yang ingin masuk ke fakultas kedokteran, tapi karna biaya yang mahal dan perekonomian yang tidak menyanggupi, akhirnya mereka melepas begitu saja impian mereka. Padahal, jika mereka mau berusaha keras, mereka bisa mendapat beasiswa atau bekerja sampingan untuk membiayai kuliah. Ingat, tidak ada yang instan, untuk menjawab tantangan butuh pengorbanan. Contoh kedua adalah saya sendiri. Saya sangat ingin menjadi Duta Besar, Diplomat, Konsulat atau apapun yang berkaitan dengan Hubungan Internasional dan menjadi penulis. Oleh sebab itu saya sangat terinspirasi dengan sosok Dino Patti Djalal yang merupakan seorang Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, penulis pidato presiden dan penulis best seller nasional. Saya ingin menjadi seperti dia suatu saat nanti. Saya sudah menginginkan profesi itu sejak kelas dua SMP. Dan untuk mewujudkannya saya harus bekerja keras untuk masuk ke jurusan Hubungan Internasional (HI). Tapi disaat saya sedang semangat-semangatnya untuk mewujudkannya di Sekolah Menengah Atas ini, ada suatu kendala yang membuat semangat saya menurun. Ketika saya menceritakan tentang keinginan saya ini kepada orang tua, mereka menentangnya dengan alasan saya tidak diijinkan untuk kuliah di luar kota dan biaya jika tidak tinggal dengan orang tua itu besar. Memang Hubungan Internasional tidak ada di kota Medan, jadi saya harus merantau ke luar kota, hal itu tidak menjadi masalah karna  jika jadi Duta Besar harus sering atau bahkan tinggal di luar negeri. Tapi yang menjadi masalah adalah pertentangan dari orang tua. Meskipun begitu, saat ini saya tetap tidak berhenti berusaha. Karna saya ingin mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan di masa depan itu, untuk mencapai cita-cita saya sendiri. There’s a way, There’s a will. Bisa saja suatu saat nanti orang tua saya luluh. Nothing impossible, right? Jadi untuk semua orang yang punya niat, ayo berusaha bersama untuk mencapai impian kita.

Tidak sedikit pelajar yang tidak peduli dengan dirinya sendiri karna malas  dan berpikiran ‘ nanti aja deh, masih lama’ atau ‘takdir udah ada ditangan Tuhan’ dan lain sebagainya. Meskipun masih lama, kita harus membuat persiapan dari sekarang. Memang takdir ada ditangan Tuhan, tapi Tuhan tidak akan memberikannya pada orang yang tidak mau berusaha.

Kita adalah penentu bagaimana Indonesia di masa depan. Banyak generasi muda yang hanyut dalam perkembangan zaman yang semakin maju. Kita tidak pernah lepas dari Smartphone, barang elektronik yang canggih.  Tidak masalah jika menggunakan benda tersebut di era globalisasi seperti saat ini, tapi sebaiknya kita jangan terlalu bergantung. Kita harus menerapkan prinsip ‘tidak mau kalah dan keingin tahuan’ dalam hal positif. Bagaimana cara membuat smartphone canggih seperti itu? Mengapa Indonesia tidak bisa membuatnya? Apa yang menjadi kendala? Sebagai generasi muda kita harus berpikir maju dan menerapkan hal positif yang bisa kita ambil dari pengaruh globalisasi untuk memajukan Indonesia.

Kita juga harus meningkatkan rasa cinta tanah air atau nasionalisme. Kita harus mencintai dan menjaga budaya Indonesia agar tetap lestari dan tidak diambil bangsa lain. Pengaruh musik Hollywood dan k-pop membuat generasi muda tertarik dan mencintai aliran music tersebut. Sayangnya, bukan hanya musik yang dicintai, tetapi juga kebudayaannya. Bahkan generasi muda saat ini banyak yang mengeluarkan banyak uang untuk kursus bahasa asing. Hal tersebut memang sangat baik dan berguna, agar  rakyat Indonesia dapat lebih mudah berhubungan dengan bangsa asing. Tapi generasi muda harus tetap menjaga Bahasa Indonesia terutama bahasa daerah, dimana zaman sekarang orang cenderung malu mengucapkannya. Kita lebih memilih menggunakan bahasa modern dan gaul. Banyak anak kecil  yang tidak mengerti bahasa daerahnya sendiri karena diajari bahasa asing oleh orang tuanya yang asli orang Indonesia, seharusnya dua bahasa tersebut diajarkan secara seimbang. Seiring berkembangnya zaman, kebudayaan dan hal-hal tradisional akan tergeser. Jika tidak kita yang mempertahankannya siapa lagi?

Kita boleh menyukai negara lain. Saya ambil contoh, negara Korea Selatan yang saat ini sedang menyebarkan Hallyu wave dan Indonesia termasuk salah satu negara yang terkena penyebaran itu, juga Eropa dan Amerika. Bahkan Barack Obama memanggil Korea Selatan dengan sebutan “Modern Miracle” . Semakin hari semakin banyak anak muda yang menyukai para boy dan girl band dari negara itu. Para penyayi dari KorSel juga berlomba-lomba untuk mengadakan konser di Indonesia karna penggemarnya yang sangat banyak. Korea Selatan menyebarkan budayanya melalui  musik k-pop. Sehingga banyak orang yang ingin berwisata  kesana. Industri mereka juga sangat maju, merek Samsung dan LG yang berasal dari negara itu sudah tidak asing lagi bagi rakyat Indonesia.

Sebenarnya Indonesia bisa seperti Korea karna Indonesia lebih kaya dalam bidang SDA dibanding Korea.  Korea Selatan tidak punya banyak sumber daya alam untuk kebutuhan sehari-hari mereka. Negara Korea sangat kecil hanya seperempat Pulau Sumatera, mereka hanya memiliki sumber daya manusia yang digunakan untuk membangun negara mereka. Hal itu sangat berbeda dengan Indonesia yang memiliki area 10 kali lebih besar. Indonesia juga memiliki banyak sumber daya alam. Sayangnya, Indonesia belum bisa seperti Korea Selatan. Padahal jarak kemerdekaan Indonesia daan Korea Selatan hanya berjarak dua hari (15 Agustus 1945 dan 17 Agustus 1945).

Dalam bidang politik Korea juga lebih maju dari Indonesia. Meskipun perang antara Korea Utara dengan Selatan masih berlangsung, mereka punya cara unik untuk menghadapinya dengan wajib militer. Setiap pria yang berusia dibawah 30 tahun wajib mengikuti pelatihan militer selama 2 tahun. Sedangkan Indonesia? Korupsi saja susah ditangani.

Image                   Image

Seoul juga menjadi salah satu tempat tujuan wisata terkemuka dan kota termahal di Asia setelah Jepang. Untuk itu, pemerintah kota Seoul berbuat yang terbaik untuk kotanya, salah satunya memperbaiki keadaan lingkungan dan arsitekturnya untuk menjadi tempat yang mempesona. Ada satu sungai kota, dimana dulunya adalah sebuah sungai kumuh di Seoul, sekitar 9 tahun lalu. Dan sekarang, sungai ini menjadi salah tempat wisata terkemuka kota Seoul. Itulah sungai Cheonggyecheon.

Sejak tahun 1970-an, Cheonggyecheon menjadi salah satu tonggak modernisasi Korea Selatan. Di daerah sepanjang sungai ini banyak di bangun jalan-jalan bertingkat. Namun air di sungai ini amat kotor dan tercemar karena banyak pemukiman liar di sepanjang sungai.

Sungai Cheonggyecheon ketika masih kotor dan tercemar 9 tahun lalu.

Image

Wali Kota Seoul saat itu, Lee Myung-bak mempraktekkan kebijakannya yang amat revolusioner. Ia ingin merevitalisasi sungai Cheonggyecheon. Jalan-jalan bertingkat dan pemukiman liar di atas sungai tersebut digusur. Maka pada tahun 2005, Cheonggyecheon menjadi kebanggaan warga Seoul yang menjadi simbol pelestarian lingkungan.

Dengan konsep dan strategi pemerintah kota, bisa membuat sungai ini menjadi symbol ‘modernisasi’. Pemerintah kota membuat tempat-tempat tinggal untuk penduduk di bantaran sungai dan mulai untuk merenovasi sungai Cheonggyecheon ini, walau mulainya warga disana berkeberatan untuk pindah ke apartemen murah yang disediakan oleh pemerintah kota

Sungai saat ini:

Sungai ini terletak di pusat kota dan menjadi daya tarik wisatawan dari berbagai negara. Di sisi kanan dan kiri sungai ini ada pedestrian bagi pejalan kaki. Suasananya amat menyenangkan walaupun di atasnya banyak lalu lalang kendaraan bermotor. sungai ini dapat menurunkan tingkat polusi udara dan kian menyejukkan udara di tengah kota …..

ImageImage

Image

Hal tersebut bisa menginspirasi Indonesia untuk memperbaiki Sungai Ciliwung. Tetapi satu hal patut dicatat, yang tak ada di Jakarta dibandingkan Seoul, yakni cara hidup sehat dan bersih. Kebersihan telah membudaya di Negeri Ginseng.

Kita tidak akan menemukan tempat sampah di area publik karena setiap orang harus memikirkan bagaimana ‘menyimpan’ sampahnya sampai tiba di rumahnya sendiri.

Tidak mau repot, mau gampang, itulah kultur masyarakat kita. Banyak yang tidak membuang sampah pada tempatnya, bahkan saat mobil melaju sering kita melihat orang membuang sampah ke tengah jalan raya.

Jadi, rencana revitalisasi Sungai Ciliwung harus disertai dengan dengan program pembudayaan cara hidup bersih dan sehat untuk seluruh warga. Tidak cukup hanya kepada mereka yang bermukim di sekitar sungai.  

Image

Image

Image

bukan hanya untuk Jakarta, tetapi untuk seluruh sungai  di Indonesia . Ahli sungai – tata kota, master plan, urban desain, tata lingkungan, insinyur pengairan, insinyur sipil atau mekanika dan hidrolika atau yang lainnya – bisa di minta untuk melakukan ini. Dan siapa yang menjadi profesi tersebut dimasa depan? Tentu saja generasi muda itulah sebabnya kita harus bekerja keras dari saat ini untuk dapat memajukan Indonesia. Kita harus memanfaatkan globalisasi untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik.

            Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus bekerja keras dan berusaha dari sekarang untuk menghadapi tantangan di masa depan, karna nasib Indonesia ada ditangan kita. Bukan hal mustahil jika Indonesia menjadi negara maju suatu saat nanti. Kita harus mengikuti semangat para pejuang. Pahlawan sudah berusaha keras sampai mengorbankan darah dan nyawa untuk memerdekakan Indonesia, dan kita sebagai generasi muda bertugas untuk memajukan Indonesia sebagai negara maju. Kita harus menerapkan sikap nasionalisme atau cinta pada tanah air sendiri. Banyak hal yang ada di Indonesia yang tidak dapat kita temukan di negara lain, kita harus bangga akan hal itu.